Yakin GA AKAN NYESEL Beli Buku Bajakan?
Mendapatkan uang dengan cara ilegal? Apalagi dibantu oleh masyarakat dengan cara membelinya? Hadeuhh sepertinya sudah harus cepat di tindak lanjuti deh. Buku bajakan sudah marak tersebar banyak di pinggir jalan, bahkan di zaman yang sudah modern, usaha ilegal ini tetap saja bertahan. Banyak sekali yang membuka toko online untuk dapat menjual karya orang lain secara ilegal. Padahal kalau dipikir lagi, itu sangat merugikan pihak Penerbit, Penulis, dan pihak-pihak yang seharusnya berhak mendapatkan royalti pada saat pembaca buku membelinya.
Gini nih, untuk yang bingung. Mari kita bahas lebih lanjut lagi.
BUKU BAJAKAN adalah Buku yang diperjual belikan secara ilegal. Kenapa bisa dibilang seperti itu? Karena Buku tersebut dijual dengan tidak mendapatkan izin dari Penerbit maupun Penulis aslinya. Sehingga profit atau keuntungan yang di peroleh tidak akan sampai pada Penerbit dan Penulis aslinya melainkan akan diambil oleh Penjual atau Pedagang yang mencuri karya tersebut.
Nah, apasih bentuk dari pembajakan buku? Mengapa dikatakan bahwa mereka mencuri karya orang lain? Sama halnya dengan pembajakan yang terjadi di tengah laut, bukan? Pembajak akan mengambil semua karya pemilik asli dan menjualnya kembali, entah dengan harga yang jauh lebih murah ataupun tidak. Namun, yang sering terjadi adalah mereka cenderung menurunkan harga jualnya untuk mendapatkan attention lebih banyak, tentunya dengan kualitas yang jauh lebih rendah.
BENTUK Pembajakan bisa berupa
- Mencetak ulang, serta memperbanyak buku dengan cara di fotocopy untuk diperjual belikan, tanpa izin Penerbit atau Penulis yang bersangkutan.
- Membeli PDF suatu tulisan lalu menjualnya kembali secara diam-diam tanpa sepengetahuan pemilik asli PDF tersebut.
Berikut merupakan ALASAN yang akan membuatmu menyesal saat membeli buku bajakan;
- Buku Bajakan Akan Diproduksi Tanpa Menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur)
Dengan harga yang jauh lebih murah, tentu kualitasnya akan jauh berbeda dengan Penerbit yang memang mengikuti SOP (Standar Operasional Prosedur). Bahkan para pelaku pembajakan buku cenderung tidak memikirkan itu semua, yang mereka lakukan hanyalah mem-fotocopy karya lalu menjualnya kembali dengan harga murah.
- Kamu Tidak Akan Mendapatkan Bonus dari Penerbit atau Penulis
Biasanya disetiap penjualan pertama suatu buku melalui sistem yang sering dikenal dengan sistem PO (Pre-Order) atau membayar terlebih dahulu sebelum buku tersebut dicetak, yang tentunya akan memakan waktu lebih lama daripada membeli buku yang sudah ready ditangan penjual. Tapi kamu tidak akan dibuat kecewa dengan buku yang nantinya akan kalian dapatkan, karena biasanya kalian akan mendapatkan banyak bonus dari penerbit atau penulisnya secara langsung. Seperti, gantungan kunci, photo card, kipas tangan, dan barang-barang lain yang sudah dijanjikan sebelumnya.
Kalau pun memang kamu tidak mengikuti sistem PO (Pre-Order) yang dilakukan diawal, akibat kamu memiliki jadwal lain yang harus kamu kerjakan telebih dahulu, dan kamu baru bisa membelinya setelah beberapa bulan berikutnya secara ready dari tangan penjual atau toko-toko buku besar di mall-mall ternama. Kamu tetap akan mendapatkan setidaknya pembatas buku dari buku tersebut. Nah itulah yang membedakan buku bajakan dengan buku original. Bukankah akan jauh lebih menguntungkan jika membeli buku original? Tentu saja.
Nah bagaimana CIRI atau PERBEDAAN yang lebih spesifik lagi dari buku bajakan dan buku original?
- Cover yang Tidak Timbul


Kalian bisa lihat buku dengan judul "Bad Girl VS Ketua Osis" memiliki cover yang tidak timbul bukan? Karena buku tersebut merupakan hasil percetakan yang tidak melalui SOP atau yang disebut dengan buku bajakan. Sedangkan kalau kalian perhatikan, buku dengan judul "Bristol" memiliki cover yang timbul, dimana tulisan pada cover tersebut jika kalian pegang akan dapat kalian rasakan teksturnya.
- Jenis Kertas yang Buram
![]() |
| Bisa kalian lihat, bagian atas merupakan buku bajakan. |
![]() |
| Sedangkan, bagian bawah merupakan buku original yang terbit melalui percetakan penerbit aslinya. |
- Tidak Ada Pembatas
![]() |
| Dalam buku bajakan tidak akan ditemukannya bookmark atau yang lebih dikenal dengan pembatas buku. Sehingga pembaca yang membeli buku ini tentu harus menyiapkan pembatasnya sendiri. |
![]() |
| Nah, beda dengan buku original. Kalian akan mendapatkan bonus berupa bookmark atau pembatas buku yang dapat kalian pakai, bahkan dapatkan kalian koleksi juga. |
- Tulisan yang Tercetak Tidak Jelas atau Pudar Akibat Hanya di Fotocopy
![]() |
| Pudar sekali bukan? Foto ini di ambil dari buku yang melalui percetakan ilegal alias bajakan. |
| Sangat akan disayangkan jika kalin membeli buku bajakan seperti ini. Niatnya ingin membaca buku untuk mencoba healing, eh malah harus dibuat pusing dengan tulisan yang tidak jelas keberadaannya. |
- Harga yang Terlalu Murah
| Ini dia salah satu contohnya. Buku Tere Liye dengan harga segitu? Bukankah terlalu murah? |
- Foto Dalam Buku Terlihat Buram Karena tidak dicetak melainkan di fotocopy
Gimana nih, masih mau beli buku bajakan? Yuk bantu industri ini lebih maju lagi dengan cara membeli buku original dan lawan perdagangan buku bajakan dengan cara melaporkannya atau tidak membelinya. Yuk sebarkan artikel ini agar teman-teman, kerabat keluarga, dan sahabat pecinta buku kamu tahu bahaya membeli buku bajakan.







